TUGAS MODUL 6 - PEDAGOGIK
TUGAS AKHIR MODUL 6
PENILAIAN HASIL BELAJAR
DOSEN PEMBIMBING
DR. ABDURAHMAN, M.Pd.
DISUSUN OLEH
SABARANI, S.Pd.
SMA Negeri 1 Lingga
Utara
Mahasiswa PPG Dalam
Jabatan Angkatan III
FAKULTAS BAHASA DAN SENI
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
TAHUN 2019
TUGAS AKHIR
MODUL 6: PENILAIAN HASIL BELAJAR
Setelah
Bapak/Ibu mendalami Kegiatan Belajar 1 sampai dengan Kegiatan Belajar 4,
tentunya Bapak/Ibu memiliki keinginan bagaimana menerapkan konsep-konsep
tersebut kan? Bersama tugas ini, Bapak/Ibu diharapkan melakukan sebagai
berikut:
1. Pilihlah
dua Kompetensi Dasar sesuai mata pelajaran yang Ibu/Bapak ajarkan. Kembangkan
soal tes tertulis bentuk pilihan ganda (lima alternatif jawaban) untuk mengukur
penguasaan kognitif siswa terhadap materi kedua KD tersebut
Kirimkan
hasil pekerjaan Ibu/Bapak dalam bentuk PDF atau MS Word. Ukuran file maksimal
10 MB.
LANGKAH-LANGKAH
PENULISAN
TES
HASIL BELAJAR
LANGKAH 1.
Merumuskan Tujuan Tes
(image by
google)
Perumusan
tujuan tes harus dilakukan dengan memperhatikan untuk apa tes tersebut disusun.
Tes hasil belajar disusun umumnya digunakan untuk penempatan, diagnostik,
perkembangan hasil belajar, dan tujuan lainnya. Dalam konteks pembelajaran yang
dilakukan Guru di kelas atau laboratorium, perumusan tujuan tes mengacu pada
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah disusun. Di dalam RPP umumnya
telah tercantum tujuan pembelajaran, materi-materi sesuai Kompetensi Dasar (KD)
yang akan diajarkan, dan indikator ketercapain KD.
KOMPETENSI
DASAR YANG PERTAMA
Sekolah : SMA Negeri 1 Lingga Utara
Mata Pelajaran :
Bahasa Indonesia
Kelas / Semester :
XI / Ganjil
Tahun Pelajaran :
2018 / 2019
Materi Pokok :
Teks Prosedur
Alokasi Waktu :
4 x 45 Menit
Kompetensi
Inti
KI3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis
pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah
KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah
konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya
di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu
menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
Kompetensi
Dasar
3.2 Menganalisis struktur dan kebahasaan teks prosedur
Indikator Pencapaian
Kompetensi
3.2.1
Mengidentifikasi struktur, kebahasaan, topik, dan isi teks prosedur
3.2.2 Menyusun
teks prosedur dengan memerhatikan struktur dan kebahasaan yang dominan
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat mengidentifikasi struktur,
kebahasaan, topik, dan isi teks prosedur dan menyusun teks prosedur dengan
memerhatikan struktur dan kebahasaan yang dominan dengan rasa ingin tahu, kerja
keras, tanggung jawab, bersikap bersahabat/ komunikatif selama proses
pembelajaran (PPK).
Materi
Pembelajaran
- Struktur
Teks Prosedur
- Kaidah
Kebahasaan Teks Prosedur
KOMPETENSI
DASAR YANG KEDUA
Sekolah : SMA Negeri 1 Lingga Utara
Mata Pelajaran :
Bahasa Indonesia
Kelas / Semester :
XI / Ganjil
Tahun Pelajaran :
2018 / 2019
Materi Pokok :
Teks Cerpen
Alokasi Waktu :
4 x 45 Menit
Kompetensi
Inti
KI3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis
pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora
dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah
KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah
konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya
di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu
menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
Kompetensi
Dasar
3.9 Menganalisis unsur-unsur pembangun cerita
pendek dalam buku kumpuan cerita pendek
Indikator Pencapaian
Kompetensi
3.9.1
Mengidentifikasi cerpen dengan memerhatikan unsur-unsur pembangun cerpen
3.9.2
Menyusun kembali cerpen dengan memerhatikan unsur-unsur pembangun cerpen
Tujuan Pembelajaran
Peserta didik dapat mengidentifikasi cerpen dengan
memerhatikan unsur-unsur pembangun cerpen dan menyusun kembali cerpen dengan
memerhatikan unsur-unsur pembangun cerpen dengan rasa ingin tahu, kerja keras,
tanggung jawab, bersikap bersahabat/ komunikatif selama proses pembelajaran
(PPK).
Materi
Pembelajaran
- Unsur-unsur
pembangun cerpen
LANGKAH 2.
Menentukan Bentuk Pelaksanaan Tes
(image by
google)
Berdasarkan
tujuan tes, langkah selanjutnya adalah menetapkan bentuk pelaksanaan tes.
Secara umum tes dapat diklasifikasikan kedalam bentuk tes penampilan atau tes
unjuk kerja, tes lisan, dan tes tertulis. Tes tertulis dapat dikelompokkan
menjadi dua, yaitu tes bentuk uraian, dan tes bentuk objektif. Guru dalam
menentukan bentuk tes harus mempertimbangkan tujuan tes, kesesuaian dengan KD
atau karakteristik materi yang diujikan, peserta didik, fasilitas pendukung,
dan berbagai hak terkait lainnya.
Bentuk pelaksanaan tes
yang digunakan pada tugas modul 6 ini adalah tes tertulis bentuk objektif
dengan 5 pilihan ganda.
LANGKAH 3.
Menyusun Kisi-Kisi
(image by google)
Kisi-kisi
adalah suatu format berbentuk matriks berisi informasi yang dapat dijadikan
pedoman dalam menulis atau merakit soal. Kisi-kisi tes hendaknya memenuhi
persyaratan berikut: (1) mewakili isi kurikulum yang akan diujikan, (2)
komponen-komponennya rinci, jelas, dan mudah dipahami, dan (3) indikator soal
harus jelas dan dapat dibuat soalnya sesuai dengan bentuk soal yang telah
ditetapkan.
Langkah-langkah
utama dalam menyusun kisi-kisi adalah sebagai berikut: (a) menentukan
Kompetensi (KD) yang akan diukur; (b) memilih materi esensial yang
representatif; dan (c) merumuskan indikator yang mengacu pada KD dengan
memperhatikan materi.
KISI-KISI
PENULISAN SOAL
Jenjang
Pendidikan : SMA
Mata
Pelajaran : Bahasa Indonesia
IPA/IPS
Kurikulum : 2013
|
No |
Kompetensi
Dasar |
Kelas |
Materi
Pokok |
Indikator
Soal |
Level
Kognitif |
Bentuk Soal |
Nomor Soal |
|
1 |
3.2 Menganalisis struktur dan kebahasaan
teks prosedur |
XI |
Teks Prosedur |
Disajikan teks prosedur, peserta
didik dapat mengurutkan kalimat yang tepat pada teks berdasarkan struktur dan
unsur kebahasaan teks prosedur |
Penerapan (L2) |
Pilihan Ganda |
1 |
|
XI |
Teks Prosedur |
Disajikan teks prosedur, peserta
didik dapat memperbaiki kalimat yang salah pada teks berdasarkan struktur dan
unsur kebahasaan teks prosedur |
Penalaran (L3) |
Pilihan Ganda |
2 |
||
|
XI |
Teks
Prosedur |
Disajikan teks prosedur, peserta didik dapat melengkapi
kalimat yang tepat dengan memerhatikan struktur dan kebahasaan teks prosedur |
Penerapan (L2) |
Pilihan Ganda |
3 |
||
|
2 |
3.9 Menganalisis unsur-unsur pembangun
cerita pendek dalam buku kumpulan cerita pendek |
XI |
Teks Cerpen |
Disajikan teks cerpen, peserta didik dapat mengaitkan
isi kutipan cerpen dengan kehidupan sehari-hari |
Penalaran (L3) |
Pilihan Ganda |
4 |
|
XI |
Teks Cerpen |
Disajikan dua buah teks cerpen, peserta didik dapat membandingkan perbedaan penggambaran watak tokoh pada
kedua kutipan cerpen tersebut |
Penalaran (L3) |
Pilihan Ganda |
5 |
||
|
XI |
Teks Cerpen |
Disajikan teks cerpen, peserta didik dapat memprediksi akhir cerita berisi
kesedihan sesuai isi cerpen |
Penalaran (L3) |
Pilihan Ganda |
6 |
||
|
|
|
XI |
Teks Cerpen |
Disajikan topik cerpen, peserta didik dapat mengembangkan teks cerpen
berdasarkan topik tersebut |
Penalaran (L3) |
Pilihan Ganda |
7 |
LANGKAH 4.
Menulis Butir Soal
(image by google)
Soal
Tes Objektif Bentuk Soal Pilihan Ganda
1. Cermati kalimat-kalimat
berikut!
(1)
Tuangkan
putih telur yang sudah dikocok dengan garam, lalu kecilkan api! (2)
Setelah
telur rata, masukkan perasa makanan dan potongan agar-agar yang
berwarna-warni! (3)
Masak
agar-agar, susu, dan gula pasir sampai mendidih dengan takaran air yang
sudah ditentukan! (4)
Setelah
dingin dan beku, hidangkan dengan saus vanili! (5)
Tuangkan
dalam cetakan yang sudah dibasahi air!
Urutan kalimat yang tepat
agar menjadi paragraf prosedur membuat puding adalah ….
A.
(1),
(2), (3), (4), dan (5)
B.
(1),
(2), (4), (5), dan (3)
C.
(3),
(1), (2), (5), dan (4)
D.
(3),
(4), (5), (2), dan (1)
E.
(4),
(1), (3), (5), dan (2)
Kunci Jawaban : C.
2. Cermati teks prosedur berikut!
Prosedur Pembuatan ATM ATM
(bahasa Indonesia: Anjungan Tunai Mandiri atau dalam bahasa Inggris Automated Teller Machine) adalah
sebuah alat elektronik yang melayani nasabah bank untuk mengambil uang,
mengecek rekening, atau transaksi perbankan lainnya tanpa perlu dilayani
oleh seorang teller. ATM sering
ditempatkan di berbagai lokasi strategis, seperti pusat perbelanjaan,
stasiun kereta api, bandara, dan perkantoran. Namun, sebelum dapat memiliki
ATM, Anda harus terlebih dahulu membuka rekening di bank yang Anda
inginkan. Berikut prosedur untuk membuat ATM: (1)
Menyiapkanlah untuk
penyetoran pertama KTP dan uang yang cukup. (2)
Kunjungi
kantor cabang terdekat. (3)
Datanglah
ke bagian custumer service untuk
membuka rekening tabungan disertai pembuatan ATM (4)
Isi
formulir dan serahkan dokumen yang telah Anda persiapkan. (5)
Tunggulah
hingga customer sevice selesai
membuatkan rekening tabungan dan ATM. (6)
Rekening
tabungan baru dan ATM telah siap digunakan.
Perbaikan kalimat yang
bercetak miring pada teks prosedur tersebut adalah ….
A.
Disiapkanlah
KTP dan uang yang cukup untuk penyetoran pertama.
B.
Siapkan
KTP dan uang yang cukup sebagai setoran pertama.
C.
KTP
dan uang yang cukup menyiapkan untuk penyetoran pertama.
D.
KTP
dan uang yang cukup untuk penyetoran pertama disiapkan.
E.
KTP
dan uang yang cukup untuk penyetoran pertama.
Kunci Jawaban
: B.
3. Cermati teks prosedur kompleks
berikut!
Dalam
pengoperasian komputer harus diperhatikan setiap prosedur cara menghidupkan
komputer dengan benar. Untuk menghidupkan computer dengan benar, ikutilah
langkah-langkah berikut: (1)
Buka
penutup (cover) monitor, CPU, keyboard, dan printer. (2)
Pastikan
sakelar yang menyediakan arus
listrik terhubung dengan kabel power ke
stabilizer atau CPU computer. (3)
… (4)
Komputer
akan booting, tunggu proses ini
samapi selesai. (5)
Setelah
selesai proses booting, komputer
siap digunakan.
Kalimat yang tepat untuk
melengkapi teks tersebut adalah menekan tombol ….
A.
power pada CPU dan tombol power monitor.
B.
menu pada CPU dan tombol menu monitor.
C.
start pada CPU dan tombol start monitor.
D.
off pada CPU dan tombol off monitor.
E.
on pada CPU dan tombol on monitor.
Kunci Jawaban
: E.
4. Cermati kutipan teks cerpen
berikut!
Aku pingin menjadi seperti
bocah-bocah itu! Menjadi seorang bocah pastilah jauh lebih menyenangkan
ketimbang terus-menerus menjadi seekor kupu-kupu. Alangkah bahagianya bila
aku bisa menjadi seorang bocah lucu yang matanya penuh kupu-kupu. Terus
kupandangi bocah-bocah itu. Alangkah riangnya. Alangkah gembiranya. Uupps, tapi kenapa dengan bocah yang
satu itu? Kulihat bocah itu bersandar menyembunyikan tubuhnya di sebalik
pohon. Dia seperti tengah mengawasi bocah-bocah yang tengah bernyanyi
bergandengan tangan membentuk lingkaran di tengah taman itu. (Pagi Bening Seekor Kupu-Kupu, Agus Noor)
Keterkaitan isi kutipan
cerpen dengan kehidupan sehari-hari adalah ….
A.
Seseorang
bertingkah laku seperti anak-anak untuk menyenangkan diri sendiri.
B.
Kehidupan
di dunia yang selalu tolong-menolong antarsesama makhluk hidup.
C.
Banyak
orang menjalani kehidupan dengan impian-impian yang mustahil.
D.
Kebiasaan
orang yang menilai orang lain dari segi lahiriahnya saja.
E.
Tindakan
menilai kehidupan orang lain secara lahiriah menimbulkan keirihatian.
Kunci Jawaban : D.
5. Cermati kedua kutipan teks
cerpen berikut!
Gozo Yoshimasu yang bertugas
sebagai komandan di markas tentara di kota Tebing Tinggi itu menatap mata
lelaki bertubuh besar yang berada tidak jauh di depannya. Yoshimasu
bukanlah tentara yang mudah lepas kendali. Di kalangan sesama perwira
tentara Jepang, Yoshimasu yang berpangkat kapten itu dikenal lembut
menghadapi siapa saja. Ia bukanlah prototipe tentara pendudukan yang
terkenal garang dan tanpa belas kasihan. (Akhiri perjalanan Gozo Yoshimasu, Sori Siregar) KUTIPAN
1 “Wah, saya bangga sekali punya
direktur muda seperti Anda. Sejak awal saya sudah melihat Anda ini memiliki
kegigihan dan ketahanan mental di atas rata-rata. Rupanya sudah terlatih
sejak usia dini.” Jumardi hanya tersipu. “Gigih, bermental kuat, punya rasa
percaya diri yang tinggi, dan ini yang tampaknya menjadi ciri paling khas
Dik Jumardi: tidak suka basa-basi.” (Basa-Basi, Jujur Prananto) KUTIPAN
2
Perbedaan penggambaran
watak tokoh pada kedua kutipan cerpen tersebut adalah ….
|
|
Kutipan 1 |
Kutipan 2 |
|
A. |
tokoh
lain melalui tuturan langsung |
penulis
secara langsung |
|
B. |
penulis
secara langsung |
tokoh
lain melalui dialog antartokoh |
|
C. |
penulis
cerita melalui gerak-gerik tokoh |
tokoh
lain melalui penuturan langsung |
|
D. |
tokoh
lain melalui penceritaan langsung |
tokoh
lain melalui dialog antartokoh |
|
E. |
penulis
melalui dialog antar tokoh |
tokoh
lain melalui perbuatan tokoh |
Kunci Jawaban : C.
6. Cermati kutipan teks cerpen
berikut!
Ketika tubuhnya digerogoti
penyakit, dengan enteng orang miskin itu melenggang ke rumah sakit. Ia
menyerahkan Kartu Tanda Miskin pada suster jaga. Meskipun banyak bangsal
kosong, suster itu menyuruhnya menunggu di lorong. “Beginilah enaknya jadi
orang msikin,” batinnya, “dapat fasilitas gratis tidur di lantai.”Dan orang
miskin itu dibiarkan menunggu berhari-hari. Setelah yanpa pernah diperiksa
dokter, ia disuruh pulang. “Anda sudah sembuh,” kata perawat, lalu
memberinya obat murahan. Orang miskin itu pulang dengan riang. Kini tak
akan pernah lagi takut pada sakit. Saat anak-anaknya tak pernah sakit, ia
jadi kecewa. “Apa gunanya kita punya Kartu Tanda Miskin kalau kamu tak
pernah sakit? Tak baik orang miskin selalu sehat.” Mendengar itu, mata
istrinya berkaca-kaca. […..] (Perihal Orang Miskin yang Bahagia, Agus Noor)
Prediksi akhir cerita
berisi kesedihan yang sesuai isi cerpen adalah ….
A.
Istrinya
hanya bisa menatap wajah orang miskin di hadapannya tanpa berucap satu kata
pun. Ia kagum kepada suaminya yang tak pernah putus asa dan sedih. Suaminya
percaya bahwa Tuhan akan selalu menolong hamba-Nya yang lemah selama hamba-Nya
tak pernah berhenti berusaha.
B.
Istri
orang msikin berusaha untuk tabah menanggung beban kehidupannya. Orang miskin
pun menghibur istrinya dan mengatakan untuk selalu bersyukur kepa Tuhan atas
segala nikmat yang Tuhan berikan kepada mereka.
C.
Istrinya
merasakan penderitaan yang terus dirasakan suaminya. Namun, suaminya tidak mau
menunjukkan kesedihan itu kepada keluarganya. Istri orang miskin membuat teh
hangat untuk orang miskin. Orang miskin terharu dan meminum teh hangat buatan
istri tercinta.
D.
Orang
miskin kembali melanjutkan bercerita kepada istrinya. Orang miskin berkata
bahwa ia banyak melihat orang-orang yang berpakaian bagus yang juga memiliki
kartu yang seperti dia miliki. Orang miskin bingung mengapa orang-orang itu
juga sama seperti mereka?
E.
Orang
miskin tak berhenti berkata-kata. Tiba-tiba, nafasnya sesak. Wajahnya tampak
pucat. Istri orang miskin bingung. Ia berusaha mengusap punggung orang miskin.
Istri orang miskin pun merebahkan suaminya di bale tempat mereka duduk. Istri
orang miskin kaget. Orang miskin telah mati.
Kunci Jawaban : E.
7. Cermati topik cerita berikut!
Topik : Sang Penghasut Latar : Warung kopi Kata Kunci : Hasan, kesal, marah, meyakitkan,
dibakar, kerbau, bodoh, api,
kabar, seseorang, mendamprat.
Pengembangan cerpen
berdasarkan topik tersebut adalah ….
A.
Walaupun
hati ini sakit ketika mendengar kabar dari Hasan, saya harus tetap sabar
menghadapinya. Jika hati ini sudah tenang dan dingin baru saya akan berbicara
dengan Hasan untuk mengonfirmasi berita yang disampaikannya tadi.
B.
Hatinya
kesal dan marah seperti dibakar api dendam setelah mendengar kabar dari Hasan,
kabar yang sangat menyakitkan hatinya sehingga ia ingin mendamprat seseorang
yang telah mengatakan dirinya bodoh seperti kerbau.
C.
Hadi
merasa bahagia mempunyai sahabat seperti Hasan
yang selalu memberikan perhatian terhadapnya. Memang Hadi dan Hasan
telah lama bersahabat sejak mereka duduk di bangku SD hingga sekarang
masing-masing sudah duduk dibangku SMA kelas X.
D.
Kabar
yang menyakitkan dari Hasan diterima Hadi dengan hati penuh kesabaran dan
keikhlasan karena ia yakin di balik semua hinaan dan cemooh itu ada hikmah
besar untuk dirinya. Hanya dengan ketulusan hati semua ujian yang menimpa
dirinya akan teratasi.
E.
Memang
sulit menemukan sahabat sebaik Hasan yang selalu penuh pengertian, bersahabat
dan peduli terhadap kerpihatinan orang lain. Hal ini yang membuat Hadi tetap
setia untuk bersahabat dengannya. Sejak mereka duduk di bangku SD hingga sekarang.
Kunci Jawaban : B.
LANGKAH 5.
Menelaah Butir Soal
(image
by google)
Butir-butir soal yang sudah
ditulis harus ditelaah terlebih dulu sebelum digunakan. Hal ini perlu dilakukan
untuk melihat sejauhmana kualitas soal ditinjau dari substansi materi, konstruksi,
dan bahasa yang digunakan. Telaah aspek materi berkaitan dengan kesesuaian
materi soal dengan indikator kompetensi. Telaah aspek konstruksi berkaitan
dengan kesesuaian format penulisan soal dengan kaidah-kaidah penulisan soal
yang baik. Telaah aspek bahasa berkaitan dengan ketepatan penggunaan bahasa
sehingga mudah dimengerti.
LANGKAH 6.
Uji Coba dan Analisis
(image by
google)
Perangkat soal yang sudah
ditelaah secara teoritis perlu juga ditelaah secara empiris. Untuk telaah
empiris diperlukan data-data dari lapangan. Oleh karena itu, perangkat soal
yang sudah ditelaah secara teoritis perlu dilakukan uji coba untuk mendapatkan
data dari lapangan. Berdasarkan analisis data lapangan dapat dilakukan koreksi
dan revisi butir-butir soal yang tidak memenuhi persyaratan. Di samping itu,
berdasarkan analisis data lapangan juga dapat diketahui seberapa jauh tingkat
kualitas soal terutama menyangkut masalah tingkat kesukaran, daya beda,
keberfungsian pengecoh, validitas, dan reliabilitas.
LANGKAH 7.
Merakit Perangkat Tes
(image by google)
Butir-butir soal yang sudah
memenuhi persyaratan selanjutnya dirakit menjadi satu perangkat tes. Dalam
perakitan perangkat tes perlu memperhatikan identitas soal, petunjuk
pengerjaan, urutan nomor soal, pengelompokkan bentuk-bentuk soal, dan tata
letak penulisan.
~ SEKIAN DAN
TERIMAKASIH~
J
Komentar
Posting Komentar